BREAKING NEWS

Wednesday, September 5, 2018

7 destinasi menarik di Jakarta, Indonesia




1. TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL


dikenal juga sebagai Ancol Dreamland terletak di kawasan Jakarta Utara, tepatnya di Kelurahan Ancol, Pademangan. Merupakan bagian integral dari Ancol Bay City, tempat ini sejak lama menjadi kebanggaan masyarakat Jakarta dan salah satu tujuan wisata paling populer di Indonesia.  Ini karena tempat wisata ini menawarkan obyek-obyek hiburan yang menarik, yang di dalamnya juga dikemas unsur seni budaya serta pengetahuan.
Ancol Dreamland dibuka pertama kali pada tahun 1966 dan saat ini merupakan salah satu kawasan wisata terpadu terbesar di Asia Tenggara.  Dilengkapi dengan  lapangan golf bertaraf internasional, taman hiburan, hotel dan fasilitas rekreasi lainnya.  Saat ini tercatat terdapat dari 27 wahana di Fantasy World, 8 kolam di Atlantis Water Adventure dan 8 pertunjukan di Ocean Dream Samudra. Obyek wisata ini beroperasi setiap hari.  Namun, ketentuan waktu buka sampai tutupnya berbeda. Bila berkunjung pada hari Senin sampai Jumat, Anda bisa memilih antara jam jam 10.00 s/d 18.00 WIB.  Sementara hari Sabtu, Minggu serta hari libur nasional buka jam 10.00 s/d 20.00 WIB.


Tiket Masuk      : Rp. 25.000 (masuk gerbang ancol), Rp. 190.000 (regular tiket)
Alamat       : Kota Tua, Jalan Lodan Timur No.7, RW.10, Kota Tua, Ancol, Pademangan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14430.


2. MONUMEN NASIONAL


Monas mulai dibangun pada 17 Agustus 1961. Pembangunan Monas sempat ditentang oleh berbagai kalangan, khususnya mahasiswa. Banyak pihak yang menggangap membangun Monas adalah suatu pemborosan mengingat Indonesia yang belum begitu lama merdeka masih membangun dalam berbagai sektor. Akhirnya pada 12 Juli 1975, Monas dibuka untuk umum. Ide ini berasal dari Soekarno sendiri. Bentuk monas juga sering disandingkan dengan alu dan lesung, untuk menumbuk padi. Ukuran Monas melambangkan tanggal Kemerdekaan RI, yakni tinggi pelataran cawan dari dasar 17 meter. Sedangkan rentang tinggi antara ruang museum sejarah ke dasar cawan adalah 8 meter (3 meter di bawah tanah ditambah 5 meter tangga menuju dasar cawan). Luas pelataran yang berbentuk bujur sangkar, berukuran 45 x 45 meter. Saat pertama kali dibuat, emas yang digunakan untuk melapisi lidah api mempunyai berat 35 kilogram. Tetapi pada tahun 1995, saat Indonesia merayakan ulang tahun emas kemerdekaan yaitu 50 tahun lapisan emasnya ditambah lagi hingga seberat 50 kilogram. 


Lidah api ini melambangkan semangat perjuangan rakyat Indonesia yang berkobar saat melawan penjajah. Terdapat pula museum yang berisi berbagai benda bersejarah di bagian dasar bangunannya. Harga tiketnya yang murah menjadikan Monas sebagai tempat wisata favorit yang selalu dipadati pengunjung.

Tiket Masuk : Rp. 10.000
Alamat          : Gambir, Central Jakarta City, Jakarta.


3. TAMAN MINI INDONESIA INDAH (TMII)


Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merupakan suatu kawasan taman wisata bertema budaya Indonesia di Jakarta Timur. Area seluas kurang lebih 150 hektar, atau 1,5 kilometer persegi ini terletak pada koordinat 6 derajat 18'6.8''LS, 106 derajat 53'47.2''BT. Di Indonesia, hampir setiap suku bangsa memiliki bentuk dan corak bangunan yang berbeda, bahkan tidak jarang satu suku bangsa memiliki lebih dari satu jenis bangunan tradisional. Bangunan atau arsitektur tradisional yang mereka buat selalu dilatarbetakangi oleh kondisi lingkungan dan kebudayaan yang dimiliki. Di TMII, gambaran tersebut diwujudkan melalui Anjungan Daerah, yang mewakili suku-suku bangsa yang berada di 33 Provinsi Indonesia. Anjungan provinsi ini dibangun di sekitar danau dengan miniatur Kepulauan Indonesia, secara tematik dibagi atas enam zona; Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Tiap anjungan menampilkan bangunan khas setempat. Taman ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat 33 provinsi Indonesia (pada tahun 1975) yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional, serta menampilkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah. Disamping itu, di tengah-tengah TMII terdapat sebuah danau yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia di tengahnya, kereta gantung, berbagai museum, dan Teater IMAX Keong Mas dan Teater Tanah Airku), berbagai sarana rekreasi ini menjadikan TMIII sebagai salah satu kawasan wisata terkemuka di ibu kota. TMII memiliki logo yang pada intinya terdiri atas huruf TMII, Singkatan dari "Taman Mini Indonesia Indah". Sedangkan maskotnya berupa tokoh wayang Hanoman yang dinamakan NITRA (Anjani Putra). Maskot Taman Mini "Indonesia Indah" ini diresmikan penggunaannya oleh Ibu Tien Soeharto, bertepatan dengan dwi windu usia TMII, pada tahun 1991.


Gagasan pembangunan suatu miniatur yang memuat kelengkapan Indonesia dengan segala isinya ini dicetuskan oleh Ibu Negara, Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto. Gagasan ini tercetus pada suatu pertemuan di Jalan Cendana no. 8 Jakarta pada tanggal 13 Maret 1970. Melalui miniatur ini diharapkan dapat membangkitkan rasa bangga dan rasa cinta tanah air pada seluruh bangsa Indonesia. Maka dimulailah suatu proyek yang disebut Proyek Miniatur Indonesia "Indonesia Indah", yang dilaksanakan oleh Yayasan Harapan Kita.TMII mulai dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975. Berbagai aspek kekayaan alam dan budaya Indonesia sampai pemanfaatan teknologi modern diperagakan di areal seluas 150 hektar. Aslinya topografi TMII agak berbukit, tetapi ini sesuai dengan keinginan perancangnya. Tim perancang memanfaatkan ketinggian tanah yang tidak rata ini untuk menciptakan bentang alam dan lansekap yang kaya, menggambarkan berbagai jenis lingkungan hidup di Indonesia.

Tiket Masuk : Rp. 20.000
Alamat          : Jl. Raya Taman Mini, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta.


4. KOTA TUA


Kota Tua Jakarta, juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama (Oud Batavia), adalah sebuah wilayah kecil di Jakarta, Indonesia. Wilayah khusus ini memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka). Dijuluki "Permata Asia" dan "Ratu dari Timur" pada abad ke-16 oleh pelayar Eropa, Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah. Oleh karenanya,  salah satu tempat populer yang tidak boleh Anda lewatkan. Selain melihat bagaimana bentuk bangunan di Jakarta tempo dulu, kita juga bisa mengunjungi berbagai museum yang berada di kawasan Kota Tua.
Bangunan-bangunan ala Belanda yang masih terjaga keasliannya juga menjadikan tempat ini spot foto paling tepat untuk Anda yang sedang berlibur. Di sekitar Kota Tua juga terdapat kuliner menarik, seperti kerak telor.


Anda juga dapat menyewa sepeda untuk berkeliling kawasan Kota Tua hingga ke Sunda Kelapa. Dijamin liburan Anda akan menjadi liburan yang tak terlupakan.

Tiket Masuk : Rp. 2.500, (Individu), Rp. 4.000 (Parkir Mobil).
Alamat          : Jl. Taman Fatahillah No. 1, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta.


5. HUTAN MANGROVE PANTAI INDAH KAPUK

Menikmati wahana wisata tidak harus selalu ke tempat wisata air atau wisata hutan biasa, anda dapat berkunjung ke Wisata Hutan Mangrove PIK yang akan memberikan pengalaman berwisata anda secara alami dan pastinya dapat meningkatkan kesadaran anda dalam menjaga hutan mangrove yang mulai berkurang. Wisata Hutan Mangrove PIK ini memiliki lahan seluas 99,82 hektar dengan vegetasi utamanya adalah pohon mangrove atau biasa dikenal dengan hutan bakau, dengan berkunjung ke Wisata Hutan Mangrove PIK, anda akan menikmati udara yang sejuk dengan pemandangan yang hijau dan jauh dari polusi udara dan panasnya yang terik.


Selain menikmati udara yang sejuk dengan pemandangan yang menyejukkkan anda juga dapat menikmati beragam wahana yang di tawarkan di Wisata Hutan Mangrove PIK, berikut ini ulasan lengkap tentang Wisata Hutan Mangrove PIK.

Tiket Masuk : Rp. 25.000 (Wisatawan local), Rp. 250.000 (Wisatawan mancanegara)
Alamat         : Jalan Garden House RT.8/RW.1 Kamal Muara Penjaringan, RT.8/RW.1, Kamal Muara, Penjaringan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14470.


6. KEBUN BINATANG RAGUNAN

Kebun Binatang Ragunan adalah sebuah kebun binatang yang terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Indonesia. Kebun binatang seluas 140 hektare ini didirikan pada tahun 1864. Di dalamnya, terdapat berbagai koleksi yang terdiri dari 295 spesies dan 4040 spesimen.  Ragunan sempat ditutup selama sekitar tiga minggu sejak 19 September 2005 karena hewan-hewan di dalamnya ada yang terinfeksi flu burung, namun dibuka kembali pada 11 Oktober 2005. Kebun Binatang Ragunan adalah kebun binatang pertama di Indonesia. Kebun binatang ini didirikan pada tahun 1864 dengan nama Planten En Dierentuin yang berarti "Tanaman dan Kebun Binatang." Terletak pada tanah seluas 10 hektare di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat yang merupakan pemberian Raden Saleh. Saat itu, Planten En Dierentuin dikelola oleh Perhimpunan Penyayang Flora dan Fauna Batavia yang tergabung dalam Culturule Vereniging Planten en Dierentuin at Batavia.


Tahun 1949, nama Planten En Dierentuin diubah menjadi Kebun Binatang Cikini dan pada tahun 1969 dipindahkan ke kawasan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada tahun 1964. Pemerintah DKI Jakarta menghibahkan lahan seluas 30 hektaree yang menjadi rumah bagi kebun binatang ini. Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin meresmikan Taman Margasatwa Ragunan pada 22 Juni 1966.

Tiket Masuk : Rp. 5.000
Alamat        : Jl. Harsono No.1, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.


7. PECINAN GLODOK

Tidak jauh dari kawasan Kota Tua, Anda dapat menikmati suasana permukiman Cina di wilayah China Town atau Pecinan Jakarta. Di wilayah inilah warga keturunan Tionghoa bermukim dan beranak cucu. Pecinan Glodok ini merupakan kawasan pecinan terbesar di Indonesia lho. Bahkan, keberadaannya disebut-sebut sebagai salah satu penggerak dari roda ekonomi Jakarta hingga kini.


Bentuk bangunannya yang masih dipertahankan membuat Anda serasa terbawa kembali ke masa lampau. Anda juga dapat mengunjungi beragam klenteng, vihara, dan mencicipi kuliner khasnya.
Tiket Masuk : Rp. 5.000
Alamat       : Jalan Kemenangan No.40, Glodok, Tamansari, RT.5/RW.1, Kota Tua, Glodok, Tamansari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11120.


Semoga Informasi ini bermanfaat bagi sahabat Mistertraveller. jangan Lupa FOLLOW ya agar kalian bisa mengetahui informasi terbaru dari Explore-traveller seputar destinasi wisata menarik lainnya di Indonesia. 



Sahabat Mistertraveller dimohon kerjasamanya untuk  SHARE ya agar tempat wisata yang ada didaerah kalian banyak dikunjungi baik oleh wisatawan Domestik maupun wisatawan Mancanegara. Majulah Pariwisata Indonesia.
Thank's You.......!!!

Post a Comment

silahkan berkomentar bijak dan sesuai dengan topik pembahasan