BREAKING NEWS

Tuesday, September 4, 2018

7 wisata menarik di Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia




1. CANDI BOROBUDUR


Candi yang dibangun pada rentang abad ke-18 Masehi oleh kaum Dinasti Syailendra ini telah dinobatkan sebagai salah satu warisan dan keajaiban dunia.
Melangkahlah ke dalamnya, dan Anda akan dibuat takjub dengan banyaknya arca. Kabarnya, ada sekitar 504 arca yang ada di bangunan bercorak Buddha ini. Meniti tangga hingga ke puncak, terdapat sebuah stupa berukuran besar yang dikelilingi oleh 72 stupa kecil lengkap dengan arca di dalamnya. Konon, jika tangan Anda mampu menyentuh tangan arca, apa pun keinginan Anda akan segera terwujud. Candi Borobudur merupakan tempat dimana jutaan umat budha dari seluruh penjuru dunia berkumpul untuk merayakan hari raya waisak.
Di hari tersebut, borobudur akan dibanjiri umat budha maupun wisatawan. Seperti yang anda ketahui bahwa hari waisak menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, karena pada hari tersebut banyak ritual unik yang akan dijalankan.
Salah satu yang paling ditunggu wisatawan ketika menerbangkan ribuan lampion yang akan menghiasi langit dengan cahaya kecilnya.
Selain menjadi tempat berkumpulnya umat budha dari seluruh dunia, borobudur juga dikenal sebagai monumen budha terbesar di dunia yang memiliki nilai sejarah tinggi dan telah diakui oleh dunia.
Disini anda akan di temani ribuan panel relief di sepanjang dinding candi yang akan menceritakan tiga tingkatan kehidupan budha (Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu).


Selain karena nilai sejarahnya, candi borobudur juga dilirik karena keindahan dan keunikan bangunan tersebut. Karena candi ini hanya dibangun dari bebatuan yang disusun sedemikian rupa.
Maka tak heran jika candi borobudur selalu dibanjiri wisatawan domestik maupun manca negara setiap harinya.

Tiket Masuk : Rp 30.000 (untuk dewasa) atau Rp 12.500 (untuk anak-anak).
Alamat          : Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.


2. GEREJA AYAM


Tempat wisata di Magelang yang satu ini adalah sebuah gereja yang memang bentuknya menyerupai seekor ayam duduk dengan mahkota di atas kepalanya. Destinasi wisata ini mendadak amat populer sejak digunakan sebagai salah satu latar di film legendaris Ada Apa dengan Cinta 2. Bentuk bangunannya yang unik menjadi salah satu daya tarik utama gereja ini. Gereja Ayam memiliki empat tingkatan. Di tingkat pertama, Anda akan menemukan luasnya ruangan gereja yang biasanya digunakan sebagai tempat ibadah. Lalu, naik satu tingkat, Anda akan menemukan leher ayam dan paruhnya yang bergincu di tingkat berikutnya. Di tingkatan terakhir, yaitu di bagian teratas, Anda akan disuguhi dengan pemandangan alam yang luar biasa indah. Alasan paling sederhana mengapa bangunan ini di kenal dengan sebutan gereja ayam tentunya sudah bisa anda lihat… Hal ini karena bangunan tersebut memiliki bentuk menyerupai Ayam yang sedang duduk di tanah dengan mahkota di kepalanya. Padahal sebenarnya, bangunan ini di rancang bukan untuk menyerupai sebuah ayam. Menurut pemilik bangunan ini yang bernama Daniel Alamsjah, tempat ini di bangun dengan bentuk sebuah burung merpati. Namun, rupanya bangunan yang di bangun Daniel Alamsjah sebagai rumah do’a ini lebih menyerupai sebuah ayam. Sehingga tempat ini dikenal dengan sebutan Gereja Ayam. 


Karena keunikannya, sekarang banyak wisatawan lokal maupun asing yang mulai melirik tempat ini untuk berkunjung kesini.
Tiket Masuk : Gratis
Alamat      : Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Magelang, Provinsi Jawa Tengah.


3. RUMAH KAMERA


Sekilas tentu anda sudah dapat menebak mengapa bangunan ini disebut sebagai rumah kamera, tentu sangat jelas karena rumah ini berbentuk sama persis seperti sebuah kamera dslr. Hanya saja dengan ukuran yang sangat besar. Nama pemilik rumah tersebut adalah bapak Tanggol Angien Jatikusumo, atau yang lebih akrab di panggil pak tanggol. Beliau merupakan pelukis asal semarang yang telah lama tinggal di bali, lalu mengapa pak tanggol membuat sebuah rumah berbentuk kamera? Baginya, kamera merupakan sebuah benda yang perlu dirawat dan disayang lalu beliau berfikiran untuk membangun sebuah rumah berbetuk kamera. Karena keunikan dari rumah bapak tanggol yang berbentuk kamera dslr dengan ukuran besar ini, akhirnya tempat ini mulai menarik perhatian masyarakat. Sekarang, tempat ini sudah dikenal banyak orang dan tak sedikit pengunjung berdatangan setiap harinya ke rumah kamera hanya untuk melihat bangunan tersebut secara langsung karena penasaran dengan keunikannya. Didalamnya, anda akan menemui lukisan-lukisan yang mengesankan dari bapak tanggol. Atau bisa dibilang, rumah kamera merupakan sebuah galeri foto hasil lukisan bapak tanggol. 


Setelah puas melihat foto-foto lukisan dari pak tanggol, Anda juga dapat menuju ke puncak bangunan atau lebih tepatnya di bangunan teratas berbentuk lensa kamera. Disana anda dapat melihat sekeliling desa dengan jelas.

Tiket Masuk: Rp 5.000 per orang.
Alamat         : Jalan Majaksingi, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.


4. CANDI UMBUL

Candi Umbul memiliki keunikan jika dibandingkan dengan pemandian air panas yang juga banyak terdapat di daerah lain. Sesuai namanya, pemandian yang terletak di desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini merupakan situs purbakala berupa candi yang dibangun di area sumber air hangat.

Asal-usul penamaan Candi Umbul berasal dari kata umbul (bahasa Jawa) karena sumber air yang keluar dari dasar kolam selalu menyembul serupa gelembung-gelembung, atau yang di masyarakat Jawa disebut ''mumbul'' (naik). Candi Umbul merupakan sebuah obyek wisata alam berupa pemandian air panas yang di bangun sejak zaman wangsa syailendra. Kata ‘Umbul’ di ambil dari bahasa jawa yang artinya naik, hal ini karena sumber air yang muncul selalu di sertai dengan adanya gelembung-gelembung yang muncul dari dasar kolam. Kolam ini terbagi menjadi dua, yang pertama merupakan kolam berisi sumber mata air panas yang mengadung belerang. Sedangkan kolam di kedua yang berada di sampingnya merupakan kolam dengan air biasa. 


Dizamannya, kolam ini merupakan kolam pemandian bagi putra-putri bangsawan. Namun, sekarang anda bisa merasakan rasanya menikmati pemandian air panas yang menyegarkan.

Tiket Masuk : Rp. 3.000
Alamat       : desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.


5. PECINAN MAGELANG


Jalan Pemuda atau yang lebih dikenal dengan nama Pecinan ini sering disebut-sebut sebagai Malioboro-nya kota Magelang. Kawasan ini merupakan pusat perbelanjaan sekaligus bisnis yang ada di Kota Magelang, hal ini bisa anda lihat disepanjang jalan pemuda telah berdiri banyak toko-toko dan minimarket serta restoran. Disebut pecinan atau kampung cina karena wilayah tersebut dihuni oleh mayoritas orang Tionghoa. Pecinan yang terletak sekitar 10 kilometer dari Candi Borobudur ini dinilai dapat menjadi salah satu kawasan yang dapat menyangga destinasi wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang. Staf Ahli Bidang Multikultural Kemenpar Hari Untoro Dradjat menjelaskan eksistensi Candi Borobudur sebagai cagar budaya dunia akan tetap dipertahankan. Namun potensi wisata di sekitarnya yang akan dikembangkan, salah satunya Pecinan yang sejauh ini sudah menjadi salah satu nadi perekonomian Kota Magelang. "Ada anggapan bahwa Borobudur akan 'di-cina-kan', bukan itu maksudnya. Tapi di kotanya (Kota Magelang) yang memang sejak dahulu adalah Pecinan yang akan dikembangkan menjadi Borobudur Street Market,” ujar Hari, usai membuka Seminar Percepatan Pembangunan Destinasi Prioritas Pariwisata Joglosemar di Hotel Atria, Kota Magelang, Kamis (13/10/2017). Hari memaparkan, ke depan Pecinan akan ditata dan dipercantik dengan tetap mempertahankan bangunan asli Pecinan. Hal paling penting, lanjut Hari, adalah mengembalikan fungsi atau citra dari Pecinan itu sendiri. Sehingga Pecinan bisa jadi street market yang menarik minat wisatawan untuk berbelanja dan tinggal lebih lama di Magelang. "Fungsi asli Pecinan harus dikembalikan. Kita lihat sekarang toko kelontong mulai banyak beralih jadi mal," katanya. Menurut Hari, pihaknya telah menggandeng insvestor yang akan ikut melakukan penataan Pecinan. Namun sebagian besar komunitas pemilik atau pengusaha yang ada di Pecinan saat ini juga turut mengembangkan konsep Borobudur Street Market itu. "Meski telah menjadi Borobudur Street Market namun kepemilikan tetap milik mereka (pengusaha toko), namun jika ingin disewakan dipersilakan," ungkapnya. Kemenpar menargetkan Borobudur Street Market terwujud sebelum 2019. Sejauh ini Kemenpar sudah melakukan beberapa tahapan untuk mewujudkan konsep tersebut. 


Di antaranya melakukan kajian serta koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dalam upaya pembangunan infrastruktur maupun penambahan fasilitas pendukungnya. Disini anda dapat mencari semua kebutuhan anda mulai dari alas kaki, pakaian, elektronik, kuliner, perhiasan, dan masih banyak lagi.

Tiket Masuk : Gratis
Alamat          : Jalan Pemuda, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah.


6. GROJOGAN KEDUNG KAYANG


Kedung Kayang merupakan air terjun dengan debet air yang cukup tinggi. Meski begitu, masih relatif aman untuk mandi di bawah air terjun. Air yang jatuh dari air terjun ini mengalir ke sebuah sungai kecil berbatu. Karna berada di ketinggian 950 mdpl maka suasana di sekitar air terjun terasa sangat segar. Hanya ada suara gemuruh air terjun serta canda tawa para pengunjung yang akan terdengar di sekitar lokasi air terjun. Suasana semacam ini sangat ideal untuk berkontemplasi seraya menyegarkan pikiran agar kembali kreatif saat kembali ke rutinitas
Grojogan Kedung Kayang merupakan air terjun setinggi 40 meter yang ada di lereng gunung merapi (hanya berjarak 3 KM dari ketep pass). Seperti biasa, untuk bisa sampai ke lokasi air terjun kita harus jalan kaki terlebih dulu melewati jalanan setapak selama sekitar 20 menit dari lokasi parkir kendaraan. Keindahan air terjun ini bisa dinikmati dari berbagai sisi. Baik dari atas, samping atau depan. Area di sekitar air terjun sendiri sudah dikembangkan sedemikian rupa untuk menjadi sebuah tempat wisata. Di sekitar sana sudah ada beberapa fasilitas penunjang seperti penginapan serta bumi perkemahan. 


Suasana di lokasi air terjun sendiri tidak terlalu ramai sehingga kita bisa menikmati kesegaran alam dengan lebih leluasa.

Tiket Masuk:  2.500 rupiah per orang.
Alamat       : desa wonolelo, kecamatan sawangan, kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.


7. GUNUNG ANDONG

Gunung Andong merupakan satu diantara beberapa gunung yang mampu memberikan keindahan alam pegunungan di Jawa Tengah. Wisata ke kota Magelang, tidak lengkap apabila tidak menikmati keindahan wisata gunung Andong. Para pendaki profesional sepakat, bila gunung Andong merupakan gunung yang cocok walau sekedar latihan pendaki pemula. Anda dapat berburu keindahan sunset dan sunrise dengan berkemah disana. Di saat momen seperti itu anda bisa menikmati pemandangan puncak gunung Andong Magelang. Gunung Andong adalah sebuah gunung bertipe perisai, Karena bentuknya yang unik, banyak orang penasaran dan ingin melihat secara langsung seperti apakah keindahan dari Gunung Andong. Untuk dapat sampai ke puncak gunung tersebut, anda harus melakukan pendakian yang cukup lumayan karena gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.463 meter. 


Sebenarnya, ada banyak gunung yang berada di sekeliling kota megalang namun saya rasa gunung andong ini menjadi salah satu yang paling unik dari gunung lainnya.


Tiket Masuk : Gratis
Alamat         : Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.


Semoga Informasi ini bermanfaat bagi sahabat Mistertraveller. jangan Lupa FOLLOW ya agar kalian bisa mengetahui informasi terbaru dari Explore-traveller seputar destinasi wisata menarik lainnya di Indonesia. 

Sahabat Mistertraveller dimohon kerjasamanya untuk  SHARE ya agar tempat wisata yang ada didaerah kalian banyak dikunjungi baik oleh wisatawan Domestik maupun wisatawan Mancanegara. Majulah Pariwisata Indonesia.
Thank's You.......!!!



Post a Comment

silahkan berkomentar bijak dan sesuai dengan topik pembahasan