BREAKING NEWS
Showing posts with label Kalimantan. Show all posts
Showing posts with label Kalimantan. Show all posts

Saturday, September 8, 2018

7 destinasi wisata menarik di Berau, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia




1. PULAU DERAWAN


Pulau yang masuk ke dalam kawasan Kepulauan Derawan ini merupakan salah satu wisata terbaik dan terpopuler di Berau. Keindahan pantainya yang mempesona belum lagi pemandangan bawah lautnya yang benar-benar cantik membuat pulau ini menjadi salah satu tujuan wisata utama di Berau.
Jika sudah sampai Derawan, siapkan alat snorkeling maupun diving kamu ya karena sayang sekali sudah jauh-jauh ke Berau tapi tidak merasakan iindahnya bawah laut Pulau Derawan yang sudah tersohor kemana mana. Bahkan jika beruntung kamu bisa menyelam bersama penyu berukuran besar maupun hiu tutul lho!.


Tiket Masuk  : Rp. 5.000
Alamat       : Pulau Derawan adalah sebuah kepulauan yang berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kepulauan Derawan memiliki tiga kecamatan yaitu, Pulau Derawan, Maratua, dan Biduk Biduk, Berau.


2. PULAU MARATUA

balik ketenaran nama Kepulawan Derawan di Kalimantan Timur, masih ada Pulau Maratua yang tak kalah indah menyajikan hamparan laut birunya. Bahkan, pulau yang satu ini masih jarang dikunjungi, cocok bagi yang ingin berbulan madu atau sekadar menikmati keindahan laut tanpa ingar-bingar. Secara letak, Maratua memang dekat dengan Derawan, cukup satu jam bila menggunakan speed boat. Sedangkan bagi anda dari Jakarta yang ingin datang ke sini bisa melalui Tarakan atau via pelabuhan Tanjung Redep setelah turun di Bandara Kalimarau, Berau. Memang sedikit sulit, karena letak Maratua berada di pulau terluar Indonesia dan berada di perairan Sulawesi yang berdekatan dengan perbatasan Malaysia. Tapi setelah sandar di sana, niscaya anda akan terpukau dengan sajian indahnya hamparan laut biru yang membuat adrenalin langsung ingin menyelam. Maratua bak "surga" bagi para penyelam yang mengagumi dunia lain di bawah laut. Asyiknya, spot yang ditawarkan cukup banyak, meski harga yang ditawarkan cukup mahal tentu hal ini bukan masalah berarti bagi pecinta diving berkantung tebal. Senja di Maratua terasa indah. Suasana hening dan deburan ombak yang mulai meyapu seiring air laut yang pasang menawarkan sensasi yang berbeda, sayangnya akibat kabut asap yang sedang melanda turunnya sang surya di waktu sunset menjadi hilang. Ikan-ikan laut dari beberapa jenis langsung bisa terlihat bermain di bawah dermaga. Mulai dari lion fish sampai pari putih. Uniknya penyu pun suka menampakkan diri di waktu pagi atau menjelang sore hari bermain di permukaan air dangkal.


Salah satu penginapan terlengkap adalah Maratua Paradise Resort. Selain punya dermaga sendiri, posisinya juga langsung berhadapan dengan laut lepas, bahkan beberapa kamar sengaja didirikan tepat di bawah bibir laut. Bila menginap di sini pengunjung bisa langsung berenang atau snorkeling tepat di depan restoran. Dari sini saja anda sudah bisa bertemu ragam pemandangan menarik, belum lagi bila yang berniat diving atau berkunjung ke tempat-tempat menarik lainnya.

Tiket Masuk  : Gratis
Alamat      : Pulau Maratua adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Sulawesi dan berbatasan dengan negara Malaysia. Pulau Maratua ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah Kabupaten Berau, provinsi Kalimantan Timur.


3. PULAU KAKABAN

Pulau Kakaban menarik perhatian turis-turis mancanegara dengan beberapa keunikannya, salah satunya adanya danau di pulau tersebut yaitu Danau Kakaban. Yang mana pada danau tersebut diisi oleh campuran dari air hujan dan rembesan air laut dari pori-pori tanah dan membuat suatu habitat endemik yang berbeda pada kebanyakan kawasan danau lain di dunia, selain Danau Kakaban ada satu lagi danau dengan air payau yaitu di Kepulauan Palau, Mikronesia. Di danau Kakaban dapat di temukan jenis ubur - ubur yang tidak menyengat, diperkirakan ribuan tahun yang lalu ubur - ubur tersebut terperangkap dan berevolusi untuk dapat berfotosintesis di mana hampir tidak ada hewan lain mampu melakukannya, ada empat jenis ubur ubur di danau Kakaban antara lain golden Jellyfish dan Moon Jellyfish. Disamping danau Kakaban juga terdapat Kehe Daeng yang artinya Lobang Ikan, disaat air laut surut goa sempit yang semula terendam akan muncul di permukaan sehingga terumbu yang berwarna warni serta serta bintang laut dapat dengan mudah disentuh.


Pulau cantik ini juga masih termasuk dalam kawasan Kepulauan Derawan yang juga sangat populer. Di pulau ini kamu bisa menemukan banyak pantai cantik berpasir putih dengan air laut yang jernih dan berwarna kebiruan. belum lagi keindahan bawah laut Pulau Kakaban yang juga tak kalah dari pulau-pulau lainnya di Kepulauan Derawan.
Di pulau ini kamu bisa merasakan sensasi berenang bersama ubur ubur yang tidak menyengat! Tepatnya di Danau Kakaban yang merupakan danau air payau yang dihuni oleh ubur ubur dan ikan endemik yang tidak ditemukan di daerah lain. Kapan lagi coba bisa berenang dengan ubur-ubur tanpa takut tersengat?

Tiket Masuk : Rp.10.000
Alamat          : Pulau Kakaban mempunyai luas 774,2 hektar dan terletak di Kepulauan Derawan, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.


4. PULAU SANGALAKI

Pulau Sangalaki adalah sebuah pulau nan indah seluas 15,9 ha di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pulau dengan pasir putihnya yang sangat bersih dan berkilau dengan lebar sekitar 12-15 meter serta perairan sekitarnya terdapat Taman Laut yang dikenal sebagai Wisata Selam (diving) dengan biota laut yang sangat beragam dan keberadaan Ikan Pari Manta akan menjadikan liburan Anda takkan terlupakan sepanjang hidup. Pasir pantai di sekitar pulau ini berwarna putih bersih, dan pasirnya terasa halus di kaki. Garis pantai Pulau Sangalaki juga begitu landai, sangat nyaman untuk bermain air ataupun berenang.
Bila mengelilingi Pulau Sangalaki hanya butuh waktu 30 menit, Anda dapat menyaksikan berbagai satwa liar diantaranya ketam kelapa, biawak, elang bondol, burung gosong Filipina, kuntul karang and burung laut lainnya. Saat penyu naik ke daratan untuk bertelur pun menjadi pemandangan yg ditunggu para wisatawan. Pulau Sangalaki jg merupakan tempat bertelur utama bagi penyu hijau di kawasan Asia Tenggara. Pada malam hari bisa ditemui puluhan penyu yg datang kesini. Setiap tahunnya total ada lebih dari 3.700 penyu yg mampir ke pulau ini. Di perairan Pulau Sangalaki ini biasanya Anda juga bisa bertemu dengan gerombolan ikan Pari Manta yang sedang meliuk-liuk indah di dalam laut. Pari manta yang berbentuk seperti layang-layang ini bisa mencapai lebar 7 m. Saat malam tiba ditemani rembulan malam yang sangat indah, Anda dapat menyaksikan sekumpulan Ikan Pari Manta yang menuju pulau ini. Hewan air yang semakin langka ini suka berkeliaran disekitar Pulau Sangalaki karena disini banyak tersedia makanan mereka yang berupa Plankton.

Selain itu keberadaan panorama bawah laut pulau ini banyak mengundang para penyelam dari seluruh dunia. Mereka akan merasakan surga dunia bawah laut Pulau Sangalaki dengan beberapa titik spot yang sangat menakjubkan seperti Channel Entrance, Coral Gardens, Turtle Town, Sandy Ridge, Manta Run, Sherwood Forest, Manta Parade, Manta Avenue,Eel Ridge,Lighthouse dan The Rockies. Buat Anda yang ingin mengeksplorasi seluruh eksotisme alam di Pulau Sangalaki tentu saja snorkeling dan diving adalah hal yang wajib dilakukan.

Di Pulau ini juga tersedia Resort Sangalaki Dive Lodge yang mempersiapkan sarana penginapan dan perlengakapan penyelaman. Pulau satu ini jg memiliki keindahan saat senja mulai menjemput. Anda bisa menikmati keindahan sunset di Sangalaki. Untuk menuju pulau ini, Anda bisa menggunakan pesawat terbang dengan tujuan Bandara Sepingan (BPN) di Balikpapan. Dari Sepingan, Anda bisa menggunakan Pesawat Deraya ke Ibukota Kabupaten Berau, Tanjung Redeb. Atau anda bisa menumpang speed boat dari pulau lainnya yang ada di Kepulauan Derawan.


Bisa juga langsung berangkat dari Pelabuhan Tanjung Batu. Pelabuhan ini berada di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Sementara speed boat yang ada di Pelabuhan Tanjung Batu bisa disewa dengan biaya Rp 400.000 untuk menuju ke Pulau Sangalaki. Tidak seperti Pulau Derawan yang setiap jumat disinggahi oleh Kapal Cepat, Pulau Sangalaki tidak mempunyai fasilitas ini. Jadi satu-satunya cara adalah menggunakan speed boat sewaan.

Tiket Masuk : Gratis
Alamat       : Pulau Sangalaki mempunyai luas 15,9 hektare, terletak di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.


5. DANAU LABUAN CERMIN

Danau Labuan Cermin merupakan sebuah danau yang terletak di kecamatan Biduk biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Banyak orang yang salah paham tentang keberadaan danau ini. Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa danau ini berada di Balikpapan. Danau ini terkenal karena kejernihan air nya yang sangat bening. Bahkan ketika terdapat objek diatas danau tersebut nampak seperti diatas kaca, dan ranting ranting yang terdapat di dasar danau dapat terlihat sangat jelas sekali.
Banyak orang yang mengira bahwa foto yang di ambil dengan background Danau Labuan Cermin adalah hasil editan. Padahal foto foto yang selama ini beredar adalah foto asli yang memang menggambarkan keindahan Danau Labuan Cermin yang sangat menakjubkan. Dengan air yang begitu jernih, wisatawan dapat melihat penyu dan satwa air danau lain nya yang muncul ke permukaan. Satwa satwa tersebut dapat terlihat dengan sangat jelas. Air yang ada di Danau Labuan Cermin sangat unik, dimana air yang terdapat di dalam danau memiliki rasa tawar dan asin. Di bagian atas permukaan air danau terasa tawar, namun ketika menyelam di dasar danau, air nya mulai terasa asin. Hal inilah yang melatarbelakangi julukan danau ini sebagai Danau Dua Rasa. Di sepanjang perjalanan menuju Danau, wisatawan akan disuguhi dengan pemandangan pohon sawit dan pantai dengan pasir putih nya yang indah.


Sembari melakukan perjalanan menuju lokasi, wisatawan yang hobi dengan fotografi dapat memanfaatkan panorama tersebut sebagai background yang seolah tak pernah ada habis nya.

Tiket Masuk   : Gratis (jika ingin menyewa perahu sekitar Rp. 50.000 s/d 150.000)
Alamat       : Desa Biduk kecamatan Biduk biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

6. GOA MULUT BESAR

Tak hanya memiliki pulau dan pantai cantik, Berau juga punya wisata lain yang tak kalah menawannya, yaitu Goa Mulut Besar yang berada di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay. Goa yang juga sering disebut goa kelelawar ini memiliki diameter mulut goa yang sangat besar, yaitu tinggi 10 meter dan lebar 20 meter.


Bagian dalam goa ini juga sama besarnya dengan mulut goa, sehingga pengunjung bisa dengan bebas mengeskplor bagian dalam gua yang dipenuhi kelelawar ini. Selain itu, di dalam goa kamu juga bisa melihat berbagai jenis batuan alam cantik nan eksotis yang terbentuk sejak ribuan tahun lalu. Lokasi Kampung Merasa hanya berjarak 1,5 jam dari Tanjung Redeb sehingga tidak terlalu sulit untuk menemukan keberadaan goa eksotis ini.

Tiket Masuk : Rp. 5.000
Alamat : Desa Biatan Kecamatan Biatan Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.


7. AIR TERJUN JENUM

Air terjun yang berada di tengah hutan ini masih tergolong air terjun perawan dengan suasana yang begitu menenangkan.  Mencari air terjun Jenum ini merupakan petualangan yang tak akan terlupakan. Air terjun yang membelah tebing sejauh 30 meter, di Berau, Kalimantan Timur. Gemuruh air dan sejuknya udara sesaat membawa kita berada di harmonisasi alam. Menyusuri sungai Kelay dengan pemandangan khas hutan tropis Kalimantan, Indonesia. Air terjun Jenum adalah satu di antara banyak surga wisata di Bumi Berau. Jaraknya hanya tiga jam perjalanan menggunakan mobil, perahu ketinting, plus jalan kaki dari Tanjung Redeb, ibu kota Berau.
Jarak dari Tanjung Redeb hingga ke pintu gerbang Kampung Merasa sekitar 72 kilometer. Kondisi jalan relatif baik. Selain berlapis aspal, sebagian juga sudah dilapisi dengan beton. Jalur yang dilalui adalah Teluk Bayur, Labanan, hingga menyusuri jalan poros Berau–Samarinda. Tak sulit untuk menemukan posisi Kampung Merasa. Di kiri jalan dari arah Labanan, akan terlihat gerbang Kampung Merasa dari kayu yang sudah mendapat sentuhan ukiran khas Dayak ini. Akan tetapi, dari gapura kampung menuju ke Kampung Merasa, kondisi jalannya masih tanah. Akses menuju kampung sepanjang 12 kilometer itu becek saat hujan.  Begitu tiba di bibir sungai, sebuah jembatan gantung menyambut setiap pengunjung yang datang. 


Kampung yang dihuni sekitar 1.200 jiwa ini memang terletak di seberang Sungai Kelay. Beruntung kini sudah ada jembatan gantung. Sebelumnya, akses satu-satunya menuju kampung harus menggunakan perahu ketinting. Disini kamu bisa mandi di bawah air terjun atau sekedar berburu foto keren untuk dipajang di Instagram.

Tiket Masuk   : Gratis   
Alamat     : Kampung Merasa Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.


Semoga Informasi ini bermanfaat bagi sahabat Mistertraveller. jangan Lupa FOLLOW ya agar kalian bisa mengetahui informasi terbaru dari Mistertraveller seputar destinasi wisata menarik lainnya di Indonesia. 

Sahabat Mistertraveller dimohon kerjasamanya untuk  SHARE ya agar tempat wisata yang ada didaerah kalian banyak dikunjungi baik oleh wisatawan Domestik maupun wisatawan Mancanegara. Majulah Pariwisata Indonesia.
Thank's You.......!!!


7 destinasi wisata di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia




1. PANTAI KEMALA

Pantai Kemala atau disebut dengan Pantai Polda merupakan sebuah pantai yang berada di Balikpapan dan beralamatkan di jalan Jenderal Sudirman. Pantai ini ramai dikunjungi wisatawan , terlebih lagi pada saat akhir pekan. Hal ini dikarenakan pasir putih yang membentang luas serta angin sepoi-sepoi membuat para pengunjung terpana dibuatnya.

Di sepanjang pinggir pantai terdapat banyak warung yang menawarkan hidangan makanan khas daerah tersebut sampai kepada makanan ala Eropa. Anda dapat menikmati hidangan makan dan minuman sambil ditemani pemandangan debusan ombak yang melambai-lambai.
Karena ombak yang agak tenang, anda dapat melakukan berbagai kegiatan menarik di wisata Balikpapan Kalimantan Timur ini seperti berenang, duduk di pinggir pantai sambil menikmati pemandangan, berjalan-jalan di sepanjang pantai. Anda juga dapat menikmati wahana permainan air seperti banana boat dengan biaya Rp. 25.000,- per orang atau jetski dengan biaya Rp. 800.000,- per orang. 


Untuk dapat masuk ke arena pantai Kemala, anda hanya dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 2000,- per orang. Jika anda membawa mobil pribadi akan dikenakan biaya Rp. 2.000,- dan untuk tarif motor senilai Rp. 1.000,-

Tiket Masuk : Rp. 2.000
Alamat          : Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia.


2. HUTAN LINDUNG SUNGAI WAIN


Udara segar dan bersih tercium, saat memasuki kawasaan Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) yang terletak 15 kilometer dari pusat kota Balikpapan.Jenis pohon yang dominan di hutan ini antara lain Bangkirai, (Shorea Laevis), Ulin (eusideroroxylon zwageri) dan Gaharu (aquilaria malaccensis). Selain dari jenis pohon kanopi tersebut, hutan lindung ini juga mempunyai keragaman jenis yang tinggi untuk jenis epifit (anggrek dan pakis) serta tumbuhan merambat (liana) lainnya. Luas HLSW sekitar 9,782 hektar dan memiliki dua Daerah Aliran Sungai (DAS) yang menjadi daerah tangkapan air bagi kota Balikpapan. Dahulu, hutan lindung tersebut hanya diperuntukan bagi peneliti yang akan meneliti flora dan fauna yang terdapat di hutan lindung. Namun saat ini pihak pengelola, mulai membuka diri dengan menggunakan sebagian zona depannya untuk pendidikan dan ekowisata.

Hal ini dilakukan karena pentingnya mengetahui manfaat dan kegunaan hutan lindung bagi masyarakat, terutama masyarakat Balikpapan. Kendati relatif kecil, hutan ini tetap menjadi incaran pembalak liar.“Kami akan tetap terus menjaga dan mengkampanyekan hutan lindung ini, karena hutan lindung ini merupakan daerah yang menjadi penopang bagi warga Balikpapan,” ungkap Agusdin salah satu staf hutan lindung ini.

Ancaman lainnya yang semakin menghantui hutan lindung, yakni maraknya ekspansi modal dan pembangunan. Beberapa daerah di kawasan yang dekat dengan hutan lindung, saat ini telah mulai banyak muncul industri dan pemukiman, seperti kawasan industri Kariangau yang hanya berjarak sekitar dua hingga tiga kilometer dari hutan lindung, selanjutnya aktifitas tambang batubara hingga rencana pembangunan jembatan Pulau Balang. Sementara itu, menurut Stan Lotha, salah seorang peneliti asal Ceko, ia mengatakan pembangunan ekonomi tentu sangat berdampak dengan kerusakan lingkungan. “Dibangunnya jembatan Pulau Balang, tentu sangat berpengaruh, karena ini berarti membuka akses ke hutan lindung. Begitu pula yang lainnya,” ungkap Stan. Meskipun HLSW sering terdengar, namun setiap bulannya masih sedikit wisatawan yang datang ke hutan lindung. Apalagi untuk wisatawan lokal, jarang sekali mampir ke hutan lindung. “Dalam sebulan kami paling di bawah 20 orang wisatawan mancanegara yang datang untuk melihat kawasan hutan lindung.


Sementara itu, penawaran kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan, atau biasa di sebut ekowisata, telah dilakukan pihak pengelola hutan lindung. Ada sekitar tiga jalur ekowisata, yang terdapat di kawasan hutan lindung di bagian zona depan. Jalur tersebut telah dibuat bagi masyarakat yang akan menjalani ekowisata. “Kami telah mempersiapkan jalur ekowisata bagi masyarakat yang akan menikmati hutan lindung, semua jalur tentunya akan ditemani oleh seorang pemandu,”

Tiket Masuk : Rp.10.000
Alamat      : Karang Joang, North Balikpapan, Balikpapan City, East Kalimantan 76127.


3. TAMAN TIGA GENERASI


Tempat wisata di Balikpapan dan Samarinda berikut ini jarang diketahui banyak orang, tempat ini bernama Taman Tiga Generasi. Tempat ini menjadi tempat nongkrong atau nyantai bersama teman-teman dan keluarga anda saat akhir pekan tiba. Objek wisata di Balikpapan ini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Hal ini dapat terlihat dari kebersihannya dan keasriannya yang selalu terjaga, dimana pemerintah harus menyiapkan anggarannya secara berkala demi membayar jasa petugas kebersihan dan keindahan taman.


Di taman Tiga Generasi ini, tersedia jalan yang dipasang batu kerikil sehingga sangat cocok untuk orang tua yang ingin terapi refleksi secara rutin guna memperlancar peredaran darah. Selain itu, tempat ini dapat digunakan sebagai tempat olahraga maraton rutin setiap paginya karena di sekitar taman banyak terdapat pohon-pohon yang menghasilkan udara segar dan meneduhkan suasana.

Tiket Masuk : Rp.3.000
Alamat        : Jalan Ruhui Rahayu I, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.


 4. GUNUNG DUBS

Terletak di kawasan Gunung Dubs di dalam komplek Pertamina Balikpapan. Disebut dengan rumah pembantaian dengan kisah yang bermula di zaman penjajahan Belanda dahulu. Saat itu Belanda sedang menguasai kilang minyak yang ada di Balikpapan. Kemudian datanglah pasukan Jepang ke Kalimantan yang masuk melalui utara lewat Tarakan. Saat itu merupakan masa peralihan kekuasaan antara Belanda dan Jepang yang terjadi di beberapa tempat di Indonesia.


Jepang yang mengetahui adanya kilang minyak di Balikpapan ingin menguasainya dan mengirim pesan pada Belanda untuk tidak membakar kilang tersebut. Namun oleh Belanda pesan tersebut tak dihiraukan. Jepang yang mengetahui kilang minyak dibakar oleh Belanda menjadi murka dan merangsek masuk ke Balikpapan dan menangkap tentara Belanda di Balikpapan, dan pihak Jepang pun berusaha menangkap semua orang Belanda yang ada di Balikpapan.
Pihak Jepang menyisir semua tempat di Balikpapan dan akhirnya sampai di Gunung Dubs. Disana ada seorang suster bernama Maria van Veenen yang juga ikut tertangkap bersama beberapa orang Belanda lainnya. Sebagian orang Belanda yang ditangkap dibawa ke tempat yang bernama Banua Patra dan dibantai di sana (kejadian ini juga yang melatarbelakangi dibuatnya Monumen Perjuangan Rakyat). Suster Maria dan beberapa Belanda yang lain disekap di sebuah rumah di dekat jembatan gantung. Terjadi perlawanan oleh orang Belanda pada Jepang di rumah tersebut. Beberapa orang lain termasuk suster Maria berhasil melarikan diri ke hutan-hutan menuju jembatan gantung yang terletak di belakang rumah tersebut. Namun usaha mereka sia-sia, sigapnya gerakan tentara Jepang menghalau perlawanan dan mengejar mereka yang melarikan diri.

Orang Belanda yang tak sempat melarikan diri dihabisi secara sadis dirumah tersebut. Termasuk keluarga suster Marie. Setelah membantai orang-orang Belanda di rumah tersebut, tentara Jepang mengejar sebagian lain yang kabur. Suster Marie dan beberapa yang lainnya akhirnya terdesak di jembatan gantung dan dihabisi satu persatu oleh tentara Jepang secara keji.

Hingga saat ini, rumah yang digunakan tentara Jepang untuk membantai orang-orang Belanda itu disebut dengan rumah pembantaian, dan jembatan tempat dibunuhnya suster Marie itu menjadi salah satu tempat paling angker. Sejak saat itu arwah suster Marie selalu muncul didaerah-daerah dekat tersebut, seolah tidak menerima kematiannya yang tragis. Cerita tentang rumah pembantaian, jembatan gantung dan suster Marie sudah menjadi urban legend masyarakat Balikpapan. Sebuah daerah yang konon dihantui oleh hantu Suster Maria adalah kawasan Gunung Dubs, Gunung Pancur, kawasan Volker, dan sebuah rumah tua dan jembatan gantung. Seluruh tempat itu memiliki sejarah kelam yang berkaitan dengan kehidupan Suster Maria di masa lalu. Di tempat-tempat itulah, hantu Suster Maria kerap menampakkan dirinya dan mengganggu orang-orang yang memasuki daerahnya.


Menurut orang-orang setempat, Suster Maria sering menampakkan dirinya kepada pengendara ketika melintas di jalanan terjal yang ada di kawasan Volker. Beberapa orang mengaku, ketika melintas di sana, kursi tumpangannya yang semula kosong tiba-tiba terasa berat seolah ada penumpang yang tak kasatmata. Orang-orang yang mengendarai mobilnya juga mengaku melihat penampakan hantu suster di kursi kosong di belakangnya, ketika tanpa sengaja melihat dari kaca spion ketika melaju di tikungan dekat Gunung Dubs. Mitos yang beredar dimasyarakat adalah, konon jika kamu melintas di sana dengan menyisakan satu kursi kosong di kendaraamnu, maka hantu Suster Maria akan menampakkan diri kepadamu. Sosoknya yang mengerikan dengan pakaian lusuh penuh darah akan menghantui dirimu selama perjalanan. Tidak sedikit kejadian menakutkan semacam ini merupakan penyebab dari kecelakaan yang sering terjadi di kawasan Volker dan Gunung Dubs. Menurut cerita, orang-orang yang pernah mampir di Gunung Dubs atau ke Volker – terutama di sebuah rumah tua, dan jembatan gantung yang ada di kawasan tersebut, pasti merasakan aura-aura mistis dari tempat itu. Beberapa dari mereka bahkan menceritakan pengalamannya melihat seorang perempuan berseragam suster tiba-tiba menampakkan diri di depan mereka. Suara-suara tanpa wujud juga kerap terdengar, seperti langkah-langkah di semak belukar yang ada di sana, siulan-siulan aneh juga sering terdengar bagi pengunjung di sana.

Tiket Masuk : Gratis
Alamat          : Jl. Gn. Dubs, Prapatan, Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.


5. BUKIT BANGKIRAI


Bagi yang suka berwisata dengan tantangan sambil menikmati keindahan alam, coba yuk jalan-jalan ke tempat wisata satu ini. Namanya Bukit Bangkirai. Bukit Bangkirai merupakan wisata hutan hujan tropis yang masih alami, berada di Jalan Raya Soekarno-Hatta Km. 38, Kecataman Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Balikpapan, Kalimantan Timur yang dikelola oleh PT. Inhutani I Unit Manajemen Hutan Tanaman Industri (UMHTI). Kawasan ini berjarak 20 km dari ibukota Kecamatan Samboja, 58 km dari kota Balikpapan dan 150 km dari kota Tenggarong atau Samarinda. Di kawasan wisata seluas 1.500 hektar yang diresmikan pada tanggal 14 Maret 1998 ini anda bisa menikmati pemandangan dan sejuknya hutan hujan tropis yang masih alami dengan kicauan burung dan suara hewan penghuni hutan ini. Kawasan wisata ini juga dilengkapi dengan kebun buah seluas 4 hektar. Bukit Bangkirai mempunyai 45 jenis anggrek, salah satunya anggrek hitam yang menjadi maskot Kalimantan Timur. Selain itu pohon bangkirai merupakan tumbuhan yang mendominasi kawasan hutan ini dengan umur rata-rata lebih dari 150 tahun, tinggi 40-50 meter dan diameter 2,3 meter. Itulah sebabnya kawasan ini dinamakan Bukit Bangkirai. Terdapat pula beragam aneka satwa yang menghuni hutan ini diantaranya : 113 jenis burung, monyet ekor panjang, babi hutan, owa-owa, beruk, lutung merah, bajing terbang dan rusa sambar.




Selain keindahan dan kesejukan hutan dengan aneka ragam flora dan fauna yang ada, di kawasan wisata ini anda bisa mencoba tantangan dengan meniti jembatan tajuk gantung (canopy bridge) yang menjadi daya tarik tersendiri di Bukit Bangkirai. Jembatan tajuk ini terbentang sepanjang 64 meter diatas ketinggian 30 meter dari permukaan tanah yang menghubungkan 5 pohon bangkirai dengan masing-masing pohon berjarak sekitar 10-15 meter. Konstruksi jembatan ini dibuat di Amerika Serikat dan dibangun pada tahun 1998 dengan standar keamanan yang cukup bagi pengunjung. Terbuat dari kabel, dengan dasarnya papan dan berdinding jala tali nilon yang dirancang khusus dengan bahan kayu dan besi antikarat sehingga jembatan ini akan kuat 15-20 tahun. Canopy bridge di Bukit Bangkirai ini merupakan yang pertama di Indonesia, kedua di Asia dan kedelapan di dunia. Sebelum meniti jembatan, anda harus menaiki anak tangga menuju menara yang terbuat dari kayu ulin. Saat pertama menjejakkan kaki di jembatan tajuk, jembatan akan bergoyang. Semakin melangkah ke tengah maka jembatan akan semakin bergoyang. Jembatan tajuk ini tidak boleh dilewati oleh banyak pengunjung sekaligus demi keselamatan. Menikmati pemandangan hutan yang indah dan sejuk di atas jembatan setinggi 30 meter di atas permukaan tanah yang bergoyang dan hanya terbuat dari papan yang disusun dengan tambang, it's like a wow! Dari jembatan tajuk ini anda bisa melihat formasi Tajuk Tegakan Dipterocarpaceae yang merupakan ciri dari hutan hujan tropis yang indah dan saling sambung menyambung. Untuk meniti jembatan tajuk ini dikenakan tarif Rp. 15.000,- untuk wisatawan domestic dan Rp. 30.000,- untuk wisatawan mancanegara.
Selain itu terdapat pula jalur trekking di kawasan wisata alam ini yang meliputi 7 trek dengan panjang sekitar 150 meter hingga 6 km. Anda juga bisa berkemah di sini karena tersedia lapangan berumput datar dengan luas 20 x 50 meter dan sudah dipagari kayu untuk area kemah. Harga tiket untuk masuk ke Bukit Bangkirai ini sebesar Rp. 2.000,- untuk dewasa dan Rp. 1.000,- untuk anak-anak.

Tiket Masuk: Rp. 2.000
Alamat         : Karya Merdeka, Semboja, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan 75271.

6. PULAU SEGAJAH


Tempat wisata unik berikutnya yang ada di Balikpapan adalah Pulau Segajah. Pulau ini berjarak 250 km dari kota Balikpapan. Tepatnya lokasi ini berada di keluarahn Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, Kalimantan Timur.
Keunikan dari pulau ini adalah pulau ini hanya dapat dikunjungi pada siang hari. Tau kah anda kenapa? Karena pulau ini akan tenggelam pada waktu malam hari. Selain itu, pada waktu akan berkunjung siang hari, anda juga harus memperhatikan keadaan air laut dan pastikan dalam keadaan surut.

Ketika air laut mulai pasang, keadaaan pulau ini mulai tenggelam seolah tak nampak. Pesona alam pulau Segajah sungguh mempesona dengan keadaan air laut berwarna biru.dan pasirnya yang berwarna putih. Tempat ini cocok bagi anda yang hobi menyelam karena pulau ini menampakan keindahan bawah laut yang memukau hati. Anda akan menjumpai banyak bintang laut dengan warna coklat kemerahan.


Yang perlu anda ketahui, berbeda dengan wisata Balikpapan dekat bandara, di tempat ini tidak tersedia warung makan atau restorant dan juga hotel. Jadi saat anda berkunjung ke tempat ini, anda harus memperhatikan waktu. Kalau anda mencari penginapan, anda bisa pergi ke Bontang.

Tiket Masuk: Rp. 5.000
Alamat         : Kelurahan Bontang Kuala, Kec. Bontang Utara, Kab. Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.


7. BALIKPAPAN SUPERBLOK

Balikpapan Superblock (BSB) dikenal sebagai kawasan bisnis terbesar di Balikpapan. Berada di Jalan Sudirman Stalkuda, BSB telah lama menjadi tujuan warga untuk berbelanja, menikmati kuliner, hiburan, hingga menikmati waktu senggang. Balikpapan Super Blok (BSB) merupakan sebuah pusat perbelanjaan terbesar yang ada di Balikpapan. tempat ini didirikan pada tahun 2007, dimana terdapat 7 lantai.

Di sini anda dapat membeli segala keperluan anda. Tempat ini dapat memanjakan anda dalam berbelanja. Di sini tersedia pakaian, perhiasan, aksesoris, buku, sampai pada perlengkapan rumah, dan perlengkapan dapur, dan masih banyak lagi. Bisa dibilang Balikpapan Super Blok menjadi mall ternama yang ada di kota Balikpapan.


Tiket Masuk : Gratis
Alamat : Main Office Pam Tower Lt. 3, Jl. Jenderal Sudirman No. 47, Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, Gn. Bahagia, Balikpapan Sel., Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76114.


Semoga Informasi ini bermanfaat bagi sahabat Mistertraveller. jangan Lupa FOLLOW ya agar kalian bisa mengetahui informasi terbaru dari Mistertraveller seputar destinasi wisata menarik lainnya di Indonesia. 

Sahabat Mistertraveller dimohon kerjasamanya untuk  SHARE ya agar tempat wisata yang ada didaerah kalian banyak dikunjungi baik oleh wisatawan Domestik maupun wisatawan Mancanegara. Majulah Pariwisata Indonesia.
Thank's You.......!!!



Monday, September 3, 2018

7 wisata menarik di Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia




1. PANTAI AMAL

Pantai Amal adalah sebuah pantai di Tempat Wisata Kalimantan Utara yang identik dengan berjejernya pohon kelapa sebagai pelengkap keindahannya sebagai mana umumnya pantai-pantai di indonesia. Pantai Amal dilengkapi dengan jejeran pohon kelapa, terlihat indah manakala pohon-pohon kelapa tersebut tertiup angin, terkesan melambai-lambai.

Pantai Amal berada di Desa Pantai Amal, ber-Kecamatan di Tarakan Timur. Pantai Amal merupakan pantai yang terbagi dua, Pantai Amal Lama Juga Pantai Amal Baru, keduanya sangat mempesona juga sangat menakjubkan. Birunya air laut membilas pasir di bibir pantai, menambah kesan indah yang tak terbantah. Kondisi tersebut membuat kita betah untuk bisa bertahan lama menikmatin keindahan pantai ini.


Tempat wisata di Kalimantan Utara yang satu ini memiliki keindahan air laut yang biru dengan hamparan pohon kelapa di pantainya. Cukup indah untuk dinikmati di sore hari bersama teman-teman dan keluarga.
Tiket Masuk : Rp. 5.000
Alamat      : Desa Tarakan Timur, Kecamatan Tarakan Timur, Kabupaten Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.


2. PENANGKARAN BUAYA JUWATA

tempat wisata yang satu ini memang sudah banyak dikenal orang dan penduduk setempat. Salah satu tempat wisata unggulan di Tarakan ini memiliki koleksi beberapa jenis buaya yang berasal dari beberapa daerah di Kalimantan. Tempat wisata ini berdiri di atas lahan seluas 5 hektar dan didirikan sejak tahun 1991. Jika anda tertarik untuk mengunjungi tempat wisata ini, anda dapat mencarinya di desa Karang Harapan, Tarakan Barat. Ada 3 jenis buaya yang ditangkarkan di sini yaitu buaya supit, buaya air tawar dan juga buaya muara. Penangkaran Buaya Juwata, kawasan ini letaknya berada di Desa Karang Harapan. Penangkaran Buaya Juwata merupakan rumah tempat tinggal buaya yang hadir dari beberapa wilayah di Kalimantan. Kawasan ini merupakan wisata unggulan di Tarakan. Luas wilayah Penangkaran Buaya Juwata ± 5 hektar. 


Kunjungi saja Desa Karang Harapan Kota Tarakan Barat jika saja penasaran dengan keberadaannya. Kawasan Penagkaran Buaya Juwata setidaknya mengoleksi 3 jenis buaya, yakni: buaya supit, buaya muara, serta buaya air tawar.

Tiket Masuk: Rp. 5.000
Alamat         : Desa Karang Harapan, Kota Tarakan Barat, Provinsi Kalimantan Utara.

    

3. MUSEUM RUMAH BUNDAR

Tempat wisata dengan nama yang cukup unik ini berada di kota Tarakan. Salah satu kota yang ada di provinsi Kalimantan Utara. Ternyata Rumah Bundar tak lain dan tak bukan merupakan sebuah museum. Disini Anda akan banyak menemukan barang-barang peninggalan dari masa penjajahan Jepang dan Belanda di Kalimantan Utara. Seperti namanya, Museum Rumah Bundar disebut demikian karena bentuk bangunannya yang memiliki atap bundar atau berbentuk lingkaran. Dengan mengunjungi Rumah Bundar, Anda bisa berlibur sekaligus belajar sejarah pula. memiliki keunikan yang tidak biasa dilihat, karena Museum Rumah Bundar datang dari bentuk atapnya yang membentuk setengah lingkaran. Museum Rumah Bundar banyak menyimpan benda-benda warisan bersejarah pada zaman kolonialis Belanda dan Jepang tempo dulu. Tempat Wisata Kalimantan Utara Museum Rumah Bundar letaknya berada di Jalan Danau Jempang. 


Berkunjung ke Provinsi Kalimantan Utara dan mampir di Museum Rumah Bundar merupakan sebuah kegiatan wisata budaya juga wisata sejarah yang sangat berharga. Menelusuri warisan-warisan tempat, juga benda-benda peninggalan bersejarah memberikan tambahan wawasan yang sangat berharga dan tidak ternilai.

Tiket Masuk : Rp. 3.000                     
Alamat          : Pamusian, Tarakan, Tarakan City, North Kalimantan.


4. GUNUNG PUTIH

Gunung ini merupakan gunung kapur berwarna putih. Memiliki keindahan alami dengan relief-relief bak pahatan seorang seniman. Gunung Putih memiliki panorama yang indah. Kita dapat menikmati pemandangannya yang menakjubkan dengan memanjat relief-relief itu sampai ke puncak. Namun jika tidak suka dengan panjat tebing, kita bisa naik dengan anak tangga yang tersedia. Pemandangan alam di puncak Gunung Putih sangat eksotis. Di gunung ini terdapat goa burung. Konon katanya masyarakat sekitar meyakini bahwa goa ini merupakan tempat tafakur/menenangkan diri Sultan Bulungan. Di Gunung Putih disajikan kesenian daerah di rumah panggung yang ada di lokasi. Tempat wisata Gunung putih sangat Cocok sekali untuk wisatawan yang suka memanjat tebing namun kalau anda masih ragu bisa menggunakan tangga yang sudah disiapkan. Pamandangan di Gunung Putih ini sangat eksotis, dimana banyak sekali ditemukan bak ukiran relief-relief yang dibuat oleh seorang seniman berkelas.


Nah kalau anda ingin pergi ke tempat wisata di Kalimantan Utara paling menantang dan indah ini jangan lupa untuk membawa tenda. Karena di malam hari dari atas gunung putih sangat romantis untuk bersantai bersama dengan keluarga untuk menghabiskan akhir pekan.
Tiket Masuk : Gratis             
Alamat     : Desa Gunung Putih, Kec. Tanjung Talas, Kab. Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.


5. LONG BAWAN

Inilah salah satu daerah perbatasan di utara Kalimantan. Long Bawan adalah desa sekaligus ibukota dari Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Lokasinya berada di belantara Kalimantan, tepatnya di dataran tinggi tempat suku Dayak Krayan bermukim. Meski terletak di dataran tinggi, tetapi kontur tanah cukup datar, cocok untuk bertani dan berternak.
Daerah Long Bawan tergolong daerah terisolir, pasalnya akses menuju kawasan ini hanya dapat ditempuh dengan jalur udara dengan maskapai terbatas. Tak ada jalur darat yang menghubungkan ibukota kecamatan dengan ibukota Kabupaten Nunukan, apalagi kota lainnya. Mirisnya lagi, masyarakat Long Bawan lebih dekat dengan Malaysia dan sebagian besar barang-barang kebutuhan sehari-hari termasuk Bahan Bakar Minyak, dipasok dari Negeri Jiran tersebut. Sulit menemukan produk made in Indonesia di wilayah ini.
Meski demikian, perekonomian wilayah ini dapat ditunjang oleh sektor pertanian yang berkualitas, seperti padi, tanaman hortikultura, garam dan kerbau. Luas lahan pertanian pangan di wilayah ini berkisar 2.500 hektare ditanami Padi Adan yang terkenal di Kalimantan Timur dan konon merupakan beras makanan utama Sultan Hasanal Bolkiah dari Brunei Darussalam. Menariknya, warga menanam padi tanpa pupuk kimia, hanya menggunakan pupuk kandang dari kotoran kerbau.


Potensi lain yang juga fenomenal di Long Bawan adalah berternak kerbau yang juga disukai masyarakat Brunei Darussalam. Ternak kerbau juga menjadi symbol kebanggaan masyarakat Krayan. Siapa saja yang memiliki banyak kerbau akan menunjukkan status sosial seseorang tinggi. Selain itu, ada juga nenas dan tanaman hortikultura yang tumbuh subur di Long Bawan. Harga nenas di Long Bawan sekitar Rp3.000 hingga Rp4.000 per buah. Sementara sampai di Nunukan bisa mencapai Rp20.000 per buah karena ongkos angkut barang sekitar Rp15.000 per kilogram.
Tiket Masuk     : Gratis
Alamat      : ibukota dari Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.


6. HUTAN LINDUNG SUNGAI SESAYAP

Wisata alam disini dapat dinikmati dengan melayari sungai Sesayap menggunakan perahu. Keindahan pemandangan dan pepohonan yang tumbuh subur dapat dinikmati disepanjang sungai. Hutan lindung ini merupakan tempat berlindung dan berteduhnya berbagai hewan dilindungi seperti kera, burung dan hewan lainnya. Hewan-hewan ini berlindung pada Pohon Perengat. Pohon Perengat memiliki buah yang dimanfaatkan untuk asam. Pemandangan lain yang sangat menarik adalah ketika para nelayan yang sedang menangkap ikan dan menjala udang di sepanjang Sungai Sesayap. Sungai Sesayap terkenal sebagai daerah penghasil udang. Beberapa jenis hewan berlindung pada Pohon Perengat. Pohon Perengat adalah pohon yang memiliki buah yang bisa dimanfaatkan untuk asam. Pemandangan Alam lain yang sangat menarik dan menakjubkan adalah ketika para nelayan disana sedang menangkap berbagai macam ikan dan menjala udang di sepanjang Sungai Sesayap.


Sekedar informasi untuk anda ketahui bahwa Sungai Sesayap terkenal sebagai salah satu daerah penghasil udang. Bahkan tidak menutup kemungkinan Anda bisa membeli udang dari para nelayan di sana. Anda juga bisa berbincang ringan dengan pemilik perahu tentang sejarah dan hal yang berhubungan dengan Hutan Lindung Sungai Sesayap.

Tiket Masuk    : Gratis
Alamat       : Sepanjang aliran sungai yang melintasi Kabupaten Tanah Tidung, Provinsi Kalimantan Utara.

7. BATU LAMAMPU

Objek wisata yang satu ini merupakan objek wisata kebanggaan dari Kabupaten Nunukan. Memiliki panorama yang sangat alami dan masih sangat asri. Objek wisata Batu Lamapu terletak di daerah Pulau Sebatik. Di pulau ini terdapat hamparan pantai yang luas, dan bila air laut telah pasang disini disebut lamapu. Itulah sejarah penamaan batu lamapu, yakni batu yang timbul ketika air tengah pasang.

Tiket Masuk : Gratis
Alamat       : Desa Sebatik, Kecamatan Sebatik, Kota Sebatik, Provinsi Kalimantan Utara.


Semoga Informasi ini bermanfaat bagi sahabat Mistertraveller. jangan Lupa FOLLOW ya agar kalian bisa mengetahui informasi terbaru dari Explore-traveller seputar destinasi wisata menarik lainnya di Indonesia. 

Sahabat Mistertraveller dimohon kerjasamanya untuk  SHARE ya agar tempat wisata yang ada didaerah kalian banyak dikunjungi baik oleh wisatawan Domestik maupun wisatawan Mancanegara. Majulah Pariwisata Indonesia.
Thank's You.......!!!