BREAKING NEWS

Tuesday, September 11, 2018

7 destinasi wisata menarik di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Indonesia




1. PANTAI SENGGIGI


Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Memasuki area pantai Senggigi, wisatawan seta merta disapa oleh lembutnya angin semilir yang menenangkan.  Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan selam permukaan (snorkeling) sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah di tengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis. Pantai ini menjelma menjadi salah satu tempat menarik di Lombok dengan pemandangan garis pantainya yang panjang, terlihat indah bila dipandang dari kejauhan dan ketinggian. Selain Senggigi, destinasi lainnya yang menawan di Lombok adalah kawasan wisata Gili Trawangan. Dengan garis pantai yang panjang tersebut, Pantai Senggigi Lombok menyuguhkan gradasi warna pasir pantai dari hitam ke putih. Air lautnya memiliki ombak yang tidak besar, jernih, dan bersih. Ada banyak alasan yang membuat Pantai Senggigi di Lombok menjadi salah satu tempat wisata favorit di kalangan penikmat perjalanan mancanegara. Turis-turis yang datang ke pantai ini lebih senang menghabiskan waktunya dengan berjemur, berenang, snorkeling, atau sekedar bermain-main di tepian pantai. Pantai Senggigi adalah objek wisata menarik untuk Anda yang menyukai laut sebagai pilihan destinasi untuk berekreasi. Perjalanan ke Senggigi Lombok mampu menghadirkan pengalaman wisata yang diyakini akan membuat Anda rindu untuk mengunjunginya kembali. Apa yang membuat Pantai Senggigi di Lombok menjadi sebuah tempat wisata yang terkenal? Tak lain dan tak bukan adalah panorama lautnya. 


Air laut Pantai Senggigi begitu jernih dan bersih, bahkan Anda dapat melihat langsung kawanan ikan yang berenang dengan bebasnya di laut Senggigi.

Tiket Masuk: Rp. 15.000
Alamat         : Terdapat di sebelah barat laut Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat.


2. BUKIT MALIMBU

Menikmati pemandangan sunset di Bukit Malimbu akan lebih sempurna ketika langit dalam keadaan cerah. Pada keadaan tersebut Anda tak hanya disuguhkan pemandangan sunset yang indah. Namun Anda juga bisa melihat dua gili yang paling terkenal, yaitu Gili Trawangan dan Gili Meno dari kejauhan, dengan latar belakang sunset. Anda juga bisa melihat Gunung Agung dari kejauhan. Pemandangan yang sempurna inilah yang menjadikan Bukit Malimbu sebagai tempat terbaik untuk menikmati sunset di Pulau Lombok. Bukit Malimbu juga sering dipakai untuk tempat berkumpul berbagai komunitas, misalnya komunitas sepeda. Bagi mereka, tak ada yang lebih indah dibanding menikmati sunset di Bukit Malimbu setelah menaklukkan tantangan bersepeda. Begitu juga untuk para bikers motor touring, bukit ini menjadi salah satu tempat beristirahat sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan mereka. Bukit Malimbu, LombokAnda bisa memilih dua titik, yaitu sebelah Timur atau sebelah Barat jalan raya. Di sisi Barat jalan, Anda akan menemui rest area sepanjang 150 Meter, dengan lebar trotoarnya sekitar 2 Meter. Anda akan menikmati pemandangan sunset dari atas tebing setinggi 25 Meter. Namun jangan khawatir, karena ada pagar pembatas yang cukup kuat  di tepi tebing tersebut. Tebing tersebut dipenuhi dengan semak, dan Anda akan menemui banyak kera yang mencari perhatian para pengunjung. Di ujung sebelah Selatan biasanya digunakan sebagai tempar parkir. Sedangkan sepanjang bagian tengah sampau ujung Utara bahu jalan digunakan sebagai tempat untuk menikmati pemandangan. Anda juga bisa menikmati pemandangan sunset di sisi bagian timur. Sisi bagian Timur ini hanya berupa tanah kosong, yang letaknya 6 Meter lebih tinggi dari jalan raya. Di bagian puncak tempat ini, Anda akan menemukan sebuah Berugak (gazebo) sekitar 6×4 Meter. Untuk mencapai tempat ini, Anda bisa melewati tangga yang ada di depan area parkir mobil. 


Jika Anda tiba di Bukit Malimbu terlalu awal, Anda bisa menunggu terbenamnya matahari sembari menikmati beberapa makanan dan minuman yang dijual oleh penduduk setempat. Seperti jagung bakar, bakso, rujak, makanan kecil, serta berbagai minuman dan kelapa muda. Anda juga bisa membeli cinderamata seperti perhiasan mutiara, kaos, dan sebagainya. Biasanya para penjual tersebut sudah bersiap mulai jam 4 sore.

Tiket Masuk       : Rp. 5.000 (sebenarnya untuk membayar biaya parker saja)
Alamat        : Desa Senggigi, Kecamatan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.


3. HUTAN LINDUNG SESAOT

Hutan lindung Sesaot adalah wisata hutan yang terdapat Desa Sesaot, sekitar 5 km sebelah Utara Suranadi Kecamatan Narmada Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Kondisi hutan yang masih sangat alami dengan sumber mata air yang berasal dari Gunung Rinjani ini membuat hutan lindung Sesaot layak untuk sarana melepas lelah. Berada di desa yang mayoritas penduduknya berasa dari Suku Sasak ini Anda akan dimanjakan dengan udara sejuk dan nuansa khas alam. Kawasan hutan lindung Sesaot mempunyai luas sekitar 5.999,2 hektar. Seluas 5.935 hektar merupakan hutan lindung dan sisanya termasuk hutan kawasan wisata. Dari luas seluruhnya itu, 43 persen merupakan hutan buatan sedangkan sisanya adalah hutan alami. Di tengah-tengah Sesaot terdapat sungai Aiq Nyet dengan batu kali yang besar-besar. Cobalah untuk berenang di sungai ini karena airnya sangat jernih dan sejuk. Bersihnya air sungai di hutan Lindung Sesaot ini menunjukkan bahwa sumber air di hulu masih cukup baik. Ya, kebersihan mata air Sesaot sangat penting karena 56 sumber mata air yang bermuara di kali Sesaot. Bisa dibayangkan jika mata air disini terkena limbah. Menurut banyak orang, terpeliharanya sumber mata air Sesaot tidak lepas dari peran warga desa yang ikut menjaga dan menanam sehingga mempertahankan tanah dari erosi dan longsor. Hal itu membuat tanah di hutan lindung Sesaot dapat menyimpan air dengan baik. Ya, inilah bentuk sinergi antara manusia dan alam. Sungai di hutan lindung Sesaot ini konon dianggap sebagai salah satu sungai suci di Lombok karena airnya berasal dari Gunung Rinjani yang menjadi tempat bermukimnya para dewa. Bahkan ada yang mengatakan bahwa airnya berkhasiat untuk menyembuhkan aneka penyakit kulit. Tidak itu saja, air di sungai ini juga tidak pernah kering kendati musim kemarau panjang. Di sungai ini, riuh anak kecil yang bermain air akan menjadi pemandangan yang lazim. Secara umum, hutan ini dibagi menjadi 3 area yakni hutan primer, sekunder, perkebunan Mahoni dan agroforestri. Agroforestri dikembangkan oleh masyarakat dari lahan alang-alang dan hutan sekunder bekas tebangan yang ditinggalkan oleh perusahaan pengelola pada tahun 1976. Jajaran pohon Mahoni di hutan lindung Sesaot ini tumbuh dengan tegak bersama pohon-pohon durian tua yang sudah berumur ratusan tahun. Pohon-pohon inilah yang dapat menetralisir polusi udara di daaerah sekitarnya.Bagi yang tertarik berwisata di Sesaot, Anda bisa mendirikan kemah di sekitar lokasi. Hutan lindung Sesaot juga kerap digunakan untuk kegiatan outbond baik untuk pelajar maupun karyawan perkantoran. 


Kontur tanah, air yang jernih dan aneka pepohonan membuat lokasi ini cocok menjadi tempat bermain sekaligus menguji kekompakan tim. Tak heran jika Sesaot ramai dikunjungi wisatawan pada akhir pekan dan libur panjang sekolah.

Tiket Masuk : Gratis
Alamat         : Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.


4. PURA BATU BOLONG

Sekitar setengah jam dengan berjalan kaki, para wisatawan dapat menjumpai Batu Bolong di pantai ini. Ini adalah sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Menurut legenda masyarakat setempat dahulu kala sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dimakankan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati. Dari tempat ini juga terlihat Gunung Agung di Pulau Bali.

Pura batu bolong merupakan sebuah pura kecil yang terdapat di daerah Senggigi, Lombok. Apabila anda melakukan perjalanan darat dari Mataram menuju pelabuhan Bangsal (tempat penyebrangan reguler ke Gili Trawangan) melalui jalur pantai, anda akan melewati pura ini. Pengunjung diperbolehkan masuk dengan membayar Rp.10.000.

Seperti halnya pura-pura yang yang ada di pulau Bali, pura ini juga mengharuskan pengunjung untuk menggunakan kain berwarna kuning di pinggang selama berada di dalam area pura, juga menjaga kesopanan karena sejatinya pura merupakan tempat ibadah keagamaan. Selain itu terdapat peraturan bahwa wanita yang sedang berhalangan dilarang memasuki area pura.
Pura cantik yang ada di tepi pantai tak hanya bisa ditemukan di Bali. Lombok pun punya Pura Batu Bolong yang lokasinya berada di pinggir sebuah pantai di Lombok Barat, NTB. Tak hanya cantik, pura ini juga punya batu bolong yang unik! . Nama Pura Batu Bolong itu sendiri sesuai dengan sebuh batu besar dengan lubang di tengahnya yang terdapat di pura tersebut. Salah satu pura yang terdapat di dalam area Pura Batu Bolong bernama pura Ratu Gede Mas Mecaling, letaknya di depan, dekat dengan pintu masuk pura. Karya arsitektur Pura Batu Bolong-Lombok ini boleh dikatan muncul akibat kebutuhan manusia (umat Hindu) akan ruang peribadatan yang dapat mewadahi seluruh aktivitas spiritual religiusnya. Dengan demikian, peran kreasi manusia di tempat in dan kondisi alam sekitar pantai Senggigi akan senantiasa mewarnai dan membantu menambah vibrasi kesucian pura itu sendiri.Pura ini juga diyakini oleh masyarakat umat Hindu setempat dapat memancarkan spirit atau getaran rohani yang damai, teduh dan khusuk. “Mengalami” ruang dan massa arsitektur pura ini mengantarkan orang lebih mamahami “j arak”, “waktu” dan “spirit”. Kegiatan “mengalami” yang dimaksud saat berada didalam pura ini adalah di mana orang bersentuhan langsung dengan realitas. Orang dapat merasakan ruang, permukaan massa dan benda-benda alam pantai serta “spirit” tempat dengan segenap indera yang dimiliki. Bagaimana pun, Pura Batu Bolong yang terletak di Lombok in memiliki makna tradisi yang berkaitan dengan kehidupan. budaya masyarakat Hindu di Lombok yang “diwariskan” oleh budaya Bali. Selain secara histonis-geografis punya kedekatan, masyarakat umat Hindu setempat tetap masih kuat melekatkan makna tradisi didalamnya. Secara prinsip punya kemiripan dengan makna tradisi yang ada Bali. Hal ini terlihat dari jenis-jenis pelinggih yang dibangun di pura itu.


Dengan tetap berpijak pada desa-kala-patra dan aspek ekologisnya, tentu ada bagian bagian yang mengalami penyesuaian atau transformasi. Bentuk pintu gerbang yang tidak terlalu besar dan tinggi, panggunaan bahan yang diperoleh dan lingkungan atau alam setempat, bentuk pepalihan yang dikembangkan serta penempatan dan jenis patung yang ada, boleh dikata menunjukkan hal itu.

Tiket Masuk       : Rp. 10.000
Alamat        : Jl. Raya Senggigi, Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. 83355.


5. TAMAN NARMADA

Taman Narmada adalah salah satu taman terbesar yang ada di Pulau Lombok. Lokasi dari Narmada ini adalah di Kabupaten Lombok Barat, tepatnya di Desa Lemabuak, Kecamatan Narmada. Kata "Narmada" diambil dari nama sungai Gangga di India, dimana memiliki mata air atau sumber kehidupan. Taman ini didirikan pada tahun 1727 untuk tempat peristirahatan dan pemujaan raja pada musim kemarau. Tempat ini juga sering digunakan tempat upacara untuk umat Hindu. Penduduk asli Pulau Lombok (mereka yang beragama Hindu) melaksanakan Upacara Pujawali dengan mendaki Gunung Rinjani serta memberikan sesajian kepada para dewa di puncak Gunung Rinjani. Upacara Pujawali sendiri merupakan upacara persembahan kepada Ida Bhatara. Karena Raja sudah tua dan tidak bisa lagi mendaki Gunung Rinjani yang memiliki tinggi 3.726 meter di atas permukaan laut, kemudian raja membuat replika Gunung Rinjani. Bale Terang yang berbentuk rumah panggung. Bagian bawah berfungsi sebagai gudang dan bagian atasnya terdapat 3 bagian, dua kamar di ujung utara dan selatan kamar permaisuri asal Bali dan asal Lombok. Yang membedakan kamar permaisuri tersebut adalah lukisan kera di atas kamar permaisuri asal Bali dan lukisan naga di atas permasuri asal Lombok.


Sedangkan di bagian tengah adalah ruang terbuka yang menghadap langsung ke arah timur yaitu arah Meru dan Pura serta pemandian para selir.

Tiket Masuk : Rp.5.000
Alamat       : Jalan Raya Narmada, Lembuak, Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. 83371.


6. Gili Kedis, Gili Nanggu dan Gili Sudak

Ketiga ini berjejer dalam satu tempat yang berdekatan. Terletak di Kecamatan Sekotong Lombok Barat kamu bisa mengunjungi ketiga gili ini sekaligus dalam satu waktu. Karena tempat yang indah, asri dan masih sangat sepi bila dibandingkan dengan destinasi wisata lainnya di Lombok Barat, kamu yang ingin ketenangan saat berwisata sangat direkomendasikan untuk berkunjung ke tiga gili ini.


Tiket Masuk      : -      
Alamat       : Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.


7. KOTA AMPENAN

Di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, terdapat sebuah kecamatan bernama Ampenan. Ampenan identik dengan keberadaan bangunan kunonya. Maka pemerintah menjadikan kecamatan tersebut adalah Kota Tua Ampenan. Hampir seluruh bangunan yang ada di kawasan ini adalah bangunan tua. Yakni bangunan peninggalan zaman Belanda atau kisaran tahun 1800. Pada tahun tersebut, Ampenan merupakan kota pelabuhan. Bahkan Ampenan menjadi salah satunya pelabuhan yang ada di Pulau Lombok. Sebelum akhirnya pelabuhan dipindahkan ke Lembar. Saat menyusuri kawasan Ampenan, akan terlihat berbagai bangunan yang sudah sangat kuno. Tidak banyak penduduk yang merenovasi bangunan tersebut. Melainkan hanya sekadar memberikan sentuhan warna agar tidak terlihat kusam. Meski mendapat pengecatan, tetapi kesan kuno itu masih saja terlihat. Pemerintah Kota Mataram memang sengaja membiarkan keaslian bangunan di Kota Tua Ampenan. Kondisi tersebut justru dijadikan salah satu daya tarik oleh wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara. 


Kasubbag Humas Pemkot Mataram, Martha Yuli menjelaskan, saat ini Pemkot tengah menyiapkan penataan kawasan di Ampenan. Tujuannya, Ampenan akan menjadi salah satu destinasi andalan di Kota Mataram.

Tiket Masuk: Gratis
Alamat         : Jl. Pabean, Ampenan Tengah, Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83511.


Semoga Informasi ini bermanfaat bagi sahabat Mistertraveller. jangan Lupa FOLLOW ya agar kalian bisa mengetahui informasi terbaru dari Mistertraveller seputar destinasi wisata menarik lainnya di Indonesia. 

Sahabat Mistertraveller dimohon kerjasamanya untuk  SHARE ya agar tempat wisata yang ada didaerah kalian banyak dikunjungi baik oleh wisatawan Domestik maupun wisatawan Mancanegara. Majulah Pariwisata Indonesia.
Thank's You.......!!!




Post a Comment

silahkan berkomentar bijak dan sesuai dengan topik pembahasan