BREAKING NEWS

Tuesday, September 11, 2018

7 destinasi wisata menarik di Denpasar, Provinsi Bali, Indonesia




1. MUSEUM BALI

Museum Bali Denpasar, juga disebut dengan nama museum negeri propinsi Bali Denpasar, artinya museum ini dikelola oleh pemprov provinsi Bali. Museum Bali Denpasar, menyimpan banyak sekali pengetahuan yang menyangkut peradaban manusia dari zaman ke zaman, khususnya pada masyarakat Bali. Ide awal untuk mendirikan museum negeri propinsi Bali Denpasar, datang dari seorang yang bernama W.F.J Kroon. W.F.J Kroon adalah orang asing yang menjabat sebagai seorang asisten residen Bali selatan dari tahun 1909-1913.


Awalnya di mulai pada tahun 1910, dari pembangunan gedung Arca. Ada 3 orang yang menjadi arsitek dari pembangunan gedung Arca, yaitu:

I Gusti Gede Ketut Kandel
I Gusti ketut Rai
Curt Grundler (warga negara Jerman)
Pembangunan gedung Arca, saat itu dibiayai oleh raja-raja yang ada di Bali, yang masih berkuasa pada saat itu. Mulai dari raja Tabanan, raja Buleleng, raja Karangasem. Pada tahun 1930, seorang yang bernama W.T Sttuterhim, saat itu menjabat sebagai pimpinan dinas purbakala Bali, berupaya untuk mengisi bangunan gedung Arca dengan peninggalan etnografi.

Sebuah yayasan yang akan mengelola museum dibentuk pada tahun 1932, guna kelancaran operasional museum. Tahun 1932, tepatnya pada tanggal 8 Desember 1932, peresmian awal pembukaan museum Bali di Denpasar.

Museum Bali di Denpasar awalnya hanya memiliki luas tanah 2.600 meter persegi dan terdapat tiga pembagian dari tiap-tiap halaman, halaman luar, halaman tengah dan halaman dalam. Tiap-tiap halaman dibatasi dengan tembok dan terdapat Gapura (pintu masuk). Di halaman dalam, terdapat tiga bangunan dan masing-masing bangunan dinamakan nama daerah sesuai dengan nama daerah dari raja yang membiayai pembangunan museum:
Gedung Karangasem
Gedung Tabanan
Gedung Buleleng


Tepat di hari kemerdekan republik Indonesia, pengelolaan museum Bali di Denpasar diambil alih oleh pemda provinsi Bali. Kemudian pada tanggal 5 Januari 1965, pemerintah Indonesia mengambil alih pengelolaan museum, yang kemudian diserahkan ke bagian dinas pendidikan dan kebudayaan.

Tiket Masuk : Rp. 5.000, (Pengunung biasa), Rp. 150.000 (Pra Wedding).
Alamat         : Jl. Mayor Wisnu No.1, Dangin Puri, Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80232.


2. PURA JAGATHNATHA

Pura Agung Jagatnatha merupakan pura yang paling besar di Kota Denpasar. Pura ini selain sebagai tempat sembahyang umat Hindu yang merupakan mayoritas di Bali, juga menjadi objek wisata sejarah-keagamaan para pengunjung. Pura Jagatnatha sendiri dibangun pada tahun 1953 dengan posisi menghadap ke barat, ke Gunung Agung, yang dipercaya sebagai istananya para Dewa. Pura Agung Jagatnatha merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Dilihat dari bentuknya pura ini berjenis Pura Penyungsungan Jagat dengan rancangan bangunan yang sangat indah dipenuhi dengan berbagai ornamen etnik dan relijius. Tepat di tengah pura ini ada menara yang menjulang tinggi yang dinamakan Padmasana. Padmasana sendiri merupakan bentuk bangunan yang bertingkat dibuat untuk singgasana atau istananya para Dewa. Pura Agung Jagatnatha merupakan Pura Kahyangan bagi para kaum pendatang dalam artian dapat nunas tirta bagi segala keperluan upacara Panca Yadnya.


Saat ini Pura Jagatnatha buka 24 jam, diperuntukan bagi siapa saja yang mau melakukan sembahyang. Pada saat bulan purnama banyak orang datang berdoa di pura ini.

Tiket Masuk : Rp.5.000
Alamat          : Jalan Pramuka Denpasar, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.


3. LAPANGAN PUPUTAN

Lapangan Puputan adalah salah satu taman yang ramai dikunjungi wisatawan di Denpasar. Nama taman ini diambil dari peristiwa bersejarah yang teramat penting di Bali yaitu Perang Puputan, perang antara masyarakat Bali yang dipimpin oleh Raja Denpasar melawan kolonialisme Belanda. Di tengah lapangan terdapat Monumen Puputan Badung, sebuah simbol sekaligus peringatan akan peristiwa heroik yang menewaskan ribuan warga Bali termasuk keluarga kerajaan. Lapangan Puputan terletak di jantung kota Denpasar. Sebagian besar dari Anda pasti pernah mendengar nama perang di Bali yang paling tersohor. Nama perang itu adalah “Perang Puputan”. Benar sekali, Perang Puputan pernah dilakukan masyarakat Bali untuk memertahankan wilayahnya dari imperialisme penjajahan Belanda yang terjadi sekitar tahun 1906. 


Perang Puputan yang dikobarkan masyarakat Bali dengan dipimpin langsung oleh Raja Denpasar itu, sayangnya, bisa diredam oleh Belanda yang memang memiliki kekuatan persenjataan jauh lebih lengkap dan modern. Sekitar 4.000 masyarakat Bali harus tewas termasuk diantaranya keluarga Raja Denpasar sendiri.

Tiket Masuk : Gratis
Alamat          : Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.


4. PANTAI SANUR

Tidak salah jika pantai ini menjadi saksi sejarah berkembangnya pariwisata di pulau Bali karena memang pantai ini benar-benar indah. di dominasi oleh hotel-hotel berkelas yang telah dibangun di era 70an dan bahkan sudah ada di era 50an salah satunya adalah Hotel Bali Beach yang berdiri kokoh di sudut selatan pantai sanur yang menjadikannya satu-satunya gedung bertingkat lebih dari 5 lantai di Bali. mungkin banyak yang bertanya, dengan boomingnya pariwisata di Bali mengapa tidak ada bangun tinggi di Bali. ini dikarenakan oleh peraturan adat di Bali dimana sebuah bangunan tidak boleh memiliki tinggi melebihi tinggi pohon kelapa. tapi sepertinya Hotel Bali Beach termasuk pengecualian karena hotel ini dibangun atas perintah langsung dari presiden pertama republik ini yaitu Ir. Soekarno. Baik, itu salah satu cerita unik tentang pantai sanur. bagaimana dengan suasananya?. Pantai ini memiliki karakteristik berpasir putih dengan struktur agak kasar karena di lepas pantai terdapat banyak terumbu karang yang tumbuh subur dimana ketika terumbu karang ini mati maka akan terhempas ke pantai, nah terumbu karang inilah yang membentuk pasir di pantai ini. Sebagaimana seperti yang saya sampaikan bahwa pantai ini adalah pantai yang telah populer cukup lama maka sarana dan prasarana sangat lengkap disini, mulai dari sarana umum serta sarana penunjang rekreasi seperti kano sehingga anda dapat menikmati pantai ini sambil berdayung ria di sekitar pantai. Pantai sanur sangat cocok untuk pengujung dengan keluarga, pantai ini juga memiliki ombak yang baik untuk olah raga air seperti surfing dan selancar angin. dari tempat inilah Bali memiliki atlet selancar angin terbaik se asia. dan bila anda beruntung anda akan dapat melihat atlet-atlet internasional ini sedang berlatih. 


Pantai sanur juga di sebut sebagai salah satu “pintu masuk” ke pulau nusa penida, nusa ceningan, nusa lembongan atau gili trawangan (pulau lombok) karena banyak speedboat penumpang berjejer di sepanjang pantai yang siap mengantar anda ke pulau-pulau kecil di sekitar Bali yang ingin anda tuju.

Tiket Masuk : Gratis
Alamat          : Desa Denpasar Selatan Kota Denpasar, Provinsi Bali.


5. TAMAN WHERDI BUDAYA

Taman Werdhi Budaya atau lazim disebut Art Center. Tempat inilah diperuntukan untuk pementasan berbagai pergelaran seni dan budaya Bali. Tempatnya sangat luas, sejumlah stage dan bangunan tersedia untuk pementasan berbagai tari dan seni Bali. Taman Werdhi Budaya terletak di tengah-tengah kota Denpasar, tepatnya di Jalan Nusa Indah Denpasar. Kawasan ini sangat luas, dikelilingi oleh taman-taman indah yang dibelah oleh sungai sehingga menambah keasriannya, cocok sebagai tempat wisata keluarga terutama anak-anak. Apalagi dengan adanya event tahunan yaitu Pesta Kesenian Bali (PKB) digelar selama sebulan setiap pertengahan Juni-Juli pada saat liburan sekolah. Pembukaan Pesta Kesenian Bali diawali dengan pawai kesenian mengelilingi kota Denpasar dan biasanya dibuka oleh Presiden atau yang mewakilinya. Pada saat pawai berlangsung, beragam kesenian dipentaskan baik dari Bali, luar Bali bahkan dari mancenegara. Jika kebetulan anda sedang wisata di Pulau Dewata ini, agendakan tour anda untuk menyaksikan pergelaran tersebut, dan selanjutnya berkunjung ke Taman Werdhi Budaya. Pada saat Pesta Kesenian Bali berlangsung di Taman Werdhi Budaya anda bisa menyaksikan beraneka ragam pameran seni, produk kerajianan lokal, serta berbagai pementasan seni yang bisa anda saksikan dan tanpa biaya tiket masuk. Pementasan seni ini anda bisa jadwal-jadwalnya selama PKB ini berlangsung. Wisata tour dalam kota Denpasar, maka kunjunga ke Art Center ini wajib diagendakan. Taman Werdhi Budaya terjangkau dari berbagai pusat pariwisata Bali, seperti dari kawasan Kuta hanya berselang 35 menit berkendaraan, dari Sanur 20 menit dan dari Nusa Dua dan Tanjung Benoa butuh 45 menit dengan kendaraan. 


Untuk tujuan tersebut anda bisa ikut tour ataupun sewa mobil di Bali berikut dengan supir dan mengunjungi sejumlah objek wisata terdekat disekitarnya seperti Museum Bali, pasar seni Kumbasari dan Monumen Bajra Sandhi.

Tiket Masuk : Rp. 5.000
Alamat      : Jl. Nusa Indah No.1, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80236.


6. PRASASTI BLANJONG

Hallo Sahabat Mistertraveller yang mau mengetahui sejarah tentang Bali bisa berkunjung ke situs Prasasti Blanjong. Prasasti ini memuat sejarah tertulis yang paling tua di Pulau Dewata. Prasasti ini dapat traveler jumpai di kawasan banjar Blanjong, desa Sanur Kauh yang lokasinya dekat dengan pantai Sanur. Prasasti Blanjong berbentuk pilar batu setinggi 177 cm dan berdiameter 52 cm. Dalam prasasti tersebut ditemukan keterangan bahwa prasasti dibuat pada tahun 913 masehi yang menjadi penanda kemenangan Raja Adipatih Cri Kesari Warmadewa dalam peperangan.


Tiket Masuk : Rp.5.000
Alamat          :  Banjar Blanjong, Desa Sanur, Kota Denpasar Provinsi Bali.


7. PATUNG TITI BUNDA

Keberadaan Patung Titi Banda berdekatan dengan desa Budaya Kertalangu, berada di pinggiran kota Denpasar yaitu pada batas paling Timur, seolah menyapa warga yang datang dari belahan Timur Bali yang ingin memasuki wilayah kota Denpasar. Lokasi dan alamat Patung Titi Banda di desa Kesiman, Kec. Denpasar Timur, Denpasar. Berada pada sebuah pertigaan yang menghubungkan tiga titik arah jalan, di Timur dari arah Klungkung dan Karangasem, Utara dari Gianyar dan Selatan dari arah Sanur. Menarik memang, Patung Titi Banda terlihat spektakuler, pembuatannya sangat memperhatikan berbagai bentuk detail. Sebuah patung tokoh “sang Rama” berdiri gagah menghadap ke Timur dengan sejumlah pasukan kera, yang membantu sang Rama dalam membebaskan Dewi Shinta istrinya, yang diculik oleh Rahwana dari kerajaan Alengka. Selain untuk melengkapi keindahan atau daya tarik kota Denpasar tentu cerita yang diangkat sarat filosofi penuh makna. Patung Titi Banda ini menggambarkan atau mengangkat kisah atau epos Ramayana, yang mana seorang tokoh baik yaitu Sang Rama, berdiri gagah membawa busur panah, tingginya sekitar 10 meter, sejumlah patung kera dan beberapa panglima kera yang ukurannya lebih besar dibuat melengkapi gambaran cerita yang disuguhkan. Tempat ini menjadi stop view yang istimewa bagi pengguna jalan yang datang dari arah Selatan dan Timur, pengguna jalan bisa menyaksikan keindahannya lebih maksimal jika datang dari arah Timur.



Cerita Ramayana memang cukup dikenal di kalangan warga Hindu di Bali, sehingga tema Patung Titi Banda tidak asing lagi bagi warga lokal, tetapi mungkin berbeda jika disaksikan oleh wisatawan, apalagi wisatawan asing. Disini tergambar bagaimana pasukan kera yang merupakan abdi-abdi setia sang Rama membantu untuk membuat jembatan di tengah ganasnya samudera untuk raja mereka dalam usaha membebaskan Dewi Shinta yaitu istri Rama yang dikurung oleh Raja Rahwana di kerajaan Alengka. Tampilan Patung Titi Banda lebih mengedepankan tokoh rama, dari kejauhan terlihat Sang Rama berdiri di atas ombak memimpin pasukan kera, tentu makna filosofi yang tergambar dalam Patung Titi Banda adalah bentuk kerjasama dan kegotong-royongan. Sebuah makna  mendalam, bagaimana abdi-abdi masyarakat bahu membahu mewujudkan pembangunan Bali dengan seorang pimpinan bijak yang mampu mengarahkan dan mengayomi rakyatnya dengan baik.

Tiket Masuk  : Gratis
Alamat        : Jl. By Pass Ngurah Rai No.90, Kesiman Kertalangu, Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80237.


Semoga Informasi ini bermanfaat bagi sahabat Mistertraveller. jangan Lupa FOLLOW ya agar kalian bisa mengetahui informasi terbaru dari Mistertraveller seputar destinasi wisata menarik lainnya di Indonesia. 

Sahabat Mistertraveller dimohon kerjasamanya untuk  SHARE ya agar tempat wisata yang ada didaerah kalian banyak dikunjungi baik oleh wisatawan Domestik maupun wisatawan Mancanegara. Majulah Pariwisata Indonesia.
Thank's You.......!!!


Post a Comment

silahkan berkomentar bijak dan sesuai dengan topik pembahasan